(024) 76402881 gizi@fk.undip.ac.id

[GIZIKLOPEDIA]

[Seputar Info: Buah Persik: ‘Si Manis dan Lembut’ yang Memiliki Banyak Manfaat]

 

Hai Nutrilicious!

Bertemu lagi dengan Giziklopedia

Kali ini giziklopedia akan membahas tentang buah persik

Buah yang memiliki tekstur lembut dengan rasa yang manis ini ternyata punya banyak manfaat loh!

Kira-kira manfaatnya apa saja ya? Cara pengolahan dan konsumsinya yang benar itu seperti apa ya supaya manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal?

Daripada terus penasaran mending kuy langsung baca dan scroll sampai habis!

 

Buah Persik (Prunus persica) merupakan tanaman yang diperkirakan oleh para ilmuwan berasal dari Cina lebih dari 8000 tahun yang lalu. Buah persik memiliki kulit buah yang tipis dan terasa halus karena terdapat bulu halus pada permukaannya. Buah persik juga memiliki daging buah yang berwarna putih hingga jingga (kekuningan). Selain dikonsumsi secara langsung, buah persik juga seringkali diolah menjadi beberapa jenis makanan seperti jus, selai, dsb.

Buah persik seringkali sulit dibedakan dengan apel dan aprikot, karena bentuk fisiknya yang mirip. Tak hanya itu, faktanya aprikot dan buah persik merupakan buah-buahan yang tergolong ke dalam jenis buah batu (drupe/stone fruits) yakni buah yang memiliki 3 lapisan dinding buah. Lapisan luar yang umumnya tipis dan akan terlihat jelas saat buah sudah matang, lapisan tengah yakni daging buah yang berserabut, dan lapisan dalam yang merupakan pelindung yang keras bagi biji. Fakta lainnya dari buah persik adalah kandungan gizinya yang bervariasi dan bermanfaat bagi kesehatan. Berikut adalah kandungan zat gizi buah persik dalam setiap 150 gram menurut USDA;

  • Kalori : 58 kkal
  • Karbohidrat : 14 g
  • Protein : 1 g
  • Lemak : < 1 g
  • Serat pangan : 2 g
  • Kalium : 8% dari kebutuhan gizi dalam sehari (dewasa)
  • Niasin (vitamin B3) : 6% dari kebutuhan gizi dalam sehari (dewasa)
  • Mangan : 5% dari kebutuhan gizi dalam sehari (dewasa)
  • Tembaga : 5% dari kebutuhan gizi dalam sehari (dewasa)
  • Vitamin E : 5% dari kebutuhan gizi dalam sehari (dewasa)
  • Vitamin K : 5% dari kebutuhan gizi dalam sehari (dewasa)
  • Vitamin C : 17% dari kebutuhan gizi dalam sehari (dewasa)
  • Vitamin A : 10% dari kebutuhan gizi dalam sehari (dewasa)

Dapat dilihat dari informasi di atas, bahwa buah persik mengandung sejumlah vitamin dan zat gizi bermanfaat lainnya, termasuk biokomponen aktif seperti antioksidan. Pada buah persik segar kandungan antioksidan lebih tinggi dibandingkan dengan buah persik olahan. Antioksidan merupakan komponen pada tumbuhan yang bermanfaat dalam melawan kerusakan oksidatif serta melindungi tubuh dari penuaan dan berbagai macam penyakit. Semakin matang dan segar buah persik, maka semakin tinggi pula kandungan antioksidannya. Kandungan vitamin C pada buah persik bermanfaat bagi kesehatan kulit yakni dapat memperbaiki tekstur, menjaga elastisitas, dan mempertahankan kelembapan kulit. Serat pada buah persik terbagi menjadi dua, yakni serat larut air dan serat tidak larut air. Serat larut air merupakan prebiotik yang selanjutnya memberi makan pada bakteri baik yang terdapat di usus halus. Bakteri tersebut kemudian memproduksi asam lemak rantai pendek seperti asetat, propionat, dan butirat yang dapat membantu mengurangi inflamasi serta mengurangi gejala dari gangguan pencernaan seperi sindrom iritasi usus besar dan kolitis ulseratif, sementara itu serat tidak larut bermanfaat dalam mencegah terjadinya konstipasi. Daging buah dari buah persik kaya akan karotenoid dan asam caffeic, keduanya merupakan jenis antioksidan yang memiliki manfaat sebagai anti-kanker.

Dalam mengkonsumsi buah persik diutamakan untuk memakan buah yang masih segar dan sudah matang, hindari buah dengan warna kehijauan di sekitar ujung batang yang menunjukkan bahwa buah belum matang, pilihlah buah yang terlihat berisi dengan permukaan kulit yang tidak keriput atau memar. Untuk mengetahui apakah buah persik sudah matang atau belum dapat dilakukan dengan cara menekan sedikit buah persik lalu cium aromanya, apabila aromanya manis maka buah persik telah matang. Buah persik yang telah matang dapat disimpan di dalam lemari es sekitar 3-4 hari, penyimpanan yang lebih lama tidak disarankan karena akan berakibat pada rusaknya rasa dan tekstur buah.

 

Saat mengkonsumsi buah persik pastikan untuk mencuci buah hingga bersih dengan air mengalir, disarankan untuk tidak dikonsumsi dengan kulitnya karena dapat menimbulkan alergi terutama pada penderita sindrom iritasi usus besar dan kolitis ulseratif. Hati-hati terhadap bijinya yang mengandung senawa amygdalin yang kemudian dapat terurai menjadi sianida, tak hanya itu kandungan gula yang cukup tinggi pada buah persik juga perlu dipertimbangkan terutama jika akan dikonsumsi oleh penderita obesitas atau yang memiliki kadar gula darah tinggi, maka dari itu disarankan untuk konsumsi buah persik tanpa tambahan gula atau pemanis lainnya. Ada baiknya untuk mengkonsumsi buah persik organik, karena buah persik non-organik cenderung mengandung pestisida yang tentunya berbahaya bagi tubuh.

Setelah mengetahui serba-serbi info juga fakta tentang buah persik semoga kedepannya kita dapat bijak dalam memilih berbagai macam jenis pangan yang dikonsumsi, tetap beragam namun dengan mepertimbangkan manfaat dan bahayanya bagi kesehatan terlebih dahulu. Syukuri makanan yang ada dan tetap konsumsi secukupnya. Biasakan makan makanan yang sehat dan bervariasi, jaga kesehatan, pola makan, dan jangan lupa untuk melakukan olahraga atau berbagai macam aktivitas fisik secara teratur. Stay at home, stay healthy, and be happy!. See you di Giziklopedia edisi selanjutnya.

Sumber:

  1. Loizzo MR, et.al. Prunus persica platycarpa (tabacchiera peach): bioactive compounds and antioxidant activity of pulp, peel, and seed ethanolic extracts. Plant Foods Hum Nutr. 2015; 70(3): 331-7.
  2. Dabbou S, et.al. Carotenoids, phenolic profile, mineral content and antioxidant properties in flesh and peel of Prunus persica fruits during two maturation stage. Plant Foods Hum Nutr. 2017; 72(1): 103-110.
  3. Koikeda T, et.al. Effects of peach (Prunus persica)-derived glucosyleceramide on the human skin. Curr Med Chem. 2017; 17(1): 56-70.
  4. Adlina A. 10 Manfaat Buah Persik, Baik untuk Pencernaan Hingga Kulit Mulus. Hello Sehat. 2021.

“Food is better medicine than drugs”

(Patrick Holford)

 

 

Bidang Penelitian, Penalaran, dan Keilmuan

Himpunan Mahasiswa Ilmu Gizi

#dirumahaja #sehatitumudah

 

#PPKHMIG

#HMIGGoresanKarya

#GoreskanLangkahWujudkanKaryaNyata