(024) 76402881 gizi@fk.undip.ac.id

[GIZIKLOPEDIA]

[Seputar Info: Blewah: Buah Ciri Khas Ramadhan yang Punya Segudang Manfaat]

 

Halo Nutrilicious!

Bertemu lagi dengan Giziklopedia di waktu yang penuh berkah ini

Ada yang sudah bisa tebak kira-kira Giziklopedia kali ini mau bahas apa ya?

Yups, sesuai dengan judulnya, kali ini Giziklopedia akan membahas tentang blewah

Eits, jangan dibayangin terus jadi ngiler yha, nanti kita makan kalau udah azan Maghrib, okay!

Btw, taukah kamu kalau buah yang identik disajikan sebagai menu buka puasa ini ternyata punya segudang manfaat lho untuk kesehatan tubuh kita

Penasaran? Ga sabar buat tahu jawabannya?

Kuy baca dan scroll sampai habis!

 

Blewah memiliki nama latin Cucumis melo ver centalupensis, buah ini mudah ditemukan di berbagai daerah dan di Indonesia sendiri biasanya dipanen pada saat mendekati bulan Ramadhan. Tak hanya di Indonesia, blewah atau yang biasa disebut dengan garbis juga banyak digunakan di Asia Tenggara sebagai komposisi dari minuman penyegar. Blewah seringkali dianggap miring dengan melon, faktanya keduanya adalah dua buah yang berbeda.

Blewah memiliki kandungan air yang banyak yaitu sekitar 90% atau bahkan 97% pada setiap satu gelas penuh yang berisikan blewah dengan potongan berbentuk kotak, hal inilah yang menyebabkan blewah dapat dijadikan alternatif untuk mengatasi dehidrasi terutama setelah berpuasa selama kurang lebih 12 jam, saat dimana kondisi tubuh kekurangan asupan cairan.1 Blewah juga memiliki rasa yang segar, sehingga cenderung disukai oleh banyak orang. Menurut USDA, dalam 100 gram blewah terdapat beberapa kandungan zat gizi, antara lain:

  • Kalori : 33 kkal
  • Protein : 0,8 g
  • Lemak jenuh : 0,1 g
  • Lemak tak jenuh ganda : 0,1 g
  • Serat pangan : 0,9 g
  • Gula : 8 g
  • Kalium : 267 mg
  • Natrium : 16 mg
  • Vitamin B6             : 0,1 mg
  • Zat besi : 0,2 mg
  • Vitamin A : 3382 IU
  • Vitamin C : 36,7 mg

 

Blewah kaya akan beta karoten. Beta karoten adalah salah satu tipe/jenis dari karotenoid. Karotenoid adalah pigmen yang meberikan warna terang, baik pada buah-buahan, maupun pada sayuran. Ketika dikonsumsi, beta-karoten akan diubah bentuknya menjadi vitamin A dalam tubuh atau berperan sebagai antioksidan yang kuat dalam memerangi radikal bebas yang menyerang sel di dalam tubuh, sementara itu vitamin A sendiri penting peranannya dalam menjaga kesehatan mata, kestabilan jumlah sel darah merah, dan menjaga sistem imun. Tak hanya itu, satu gelas yang berisi potongan blewah mengandung 65 mg vitamin C, dimana jumlah ini dapat memenuhi kebutuhan harian vitamin C pada wanita (65 – 75 mg). Serat, kalium, dan vitamin C pada blewah bermanfaat dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan jantung. Mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan kalium dapat membantu menurunkan tekanan darah, selain itu kandungan kalium pada blewah juga mencukupi 8% kebutuhan harian kalium. Blewah juga memiliki kalori yang relatif rendah sehingga cocok untuk dikonsumsi bagi orang yang sedang menjalankan program mengubah pola makan untuk menurunkan berat badan. Last but not least, kandungan vitamin A dan vitamin C pada blewah dapat memelihara kesehatan kulit termasuk mencegah terjadinya penuaan dini, karena vitamin C berperan dalam membantu proses sintesis kolagen.2

That’s it, beberapa manfaat dari blewah yang pastinya dapat menyehatkan dan bermanfaat bagi tubuh, tapi tetap pehatikan makanan dan atau bahan apa yang akan dikonsumsi bersamaan dengan blewah, pastikan juga porsinya seimbang dan cara pengolahannya tepat, maka dari itu blewah disarankan untuk dikonsumsi pada keadaan segar dengan tambahan sedikit gula/pemanis lainnya, karena kandungan gula yang tinggi pada bahan tambahan dapat menyebabkan gangguan/penyakit pada tubuh. Pada penderita penyakit jantung, kandungan kalium pada blewah dapat berbahaya karena pengobatan yang diberikan merupakan beta-blocker yang cenderung dapat meningkatkan kalium pada tubuh yang kemudian berbahaya bagi kesehatan ginjal. Dalam mengkonsumsi blewah, pastikan bahwa kondisi kulit buah tidak terdapat cacat dan buah masih segar karena buah yang cacat dan busuk kemungkinan sudah terkontaminasi oleh bakteri yang berbahaya bagi kesehatan, untuk itu pilihlah blewah yang memiliki warna cerah, keras, berat, dan tidak terdapat bintik atau memar pada kulit buah, sebelum mengkonsumsi blewah pastikan blewah yang utuh telah dicuci di air mengalir dan usahakan kulit buah bersih dari kotoran sebelum akhirnya dikupas dan dipotong untuk kemudian dikonsumsi. Untuk menghindari tumbuhnya bakteri atau patogen pada blewah yang berefek buruk pada tubuh maka taruhlah daging buah yang telah dipotong di dalam kulkas dengan maksimal waktu penyimpanan selama 3 hari.

Setelah mengetahui serba-serbi info juga fakta tentang blewah semoga kita semua dapat memulai hidup sehat dari sekarang. Jangan lupa untuk tetap makan makanan sehat yang bervariasi ya guys, especially untuk yang sedang melaksanakan puasa di bulan Ramadhan. Stay at home, stay healthy, dan stay strong juga untuk semua yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan. See you di Giziklopedia selanjutnya!

Sumber:

  1. Meyer K. Eat to Sleep (When to eat and When to Eat it). Massachusetts: Adams Media; 2019. 56-57 p.
  2. Suryana D. Manfaat Buah. Jawa Barat: Dayat Suryana Independent; 2018. 125-127 p.

 

“A Healthy Outside Starts from The Inside.”

(Robert Urich)

 

Bidang Penelitian, Penalaran, dan Keilmuan

Himpunan Mahasiswa Ilmu Gizi

#dirumahaja #sehatitumudah #tetapsehatsaatpuasa

#GIZIKLOPEDIA
#PPKHMIG
#HMIGGoresanKarya
#GoreskanLangkahWujudkanKaryaNyata