(024) 76402881 gizi@fk.undip.ac.id

[Seputar Info: Hijau-hijau kaya manfaat: Moringa oleifera]

Hai Nutrilicious!
Bertemu lagi dengan Giziklopedia di bulan April
Kira-kira Giziklopedia akan membahas apa yaa??
Nah, kali ini Giziklopedia akan membahas tentang manfaat Moringa oleifera
Apa sih sebenarnya Moringa oleifera ini? Makanan jenis apa ya?
Penasaran?
Pengen tahu jawabannya?
Kuy disimak!

Daun kelor (Moringa oleifera) dikenal memiliki banyak manfaat, lho. Tanaman ini berasal dari India Utara dan telah digunakan oleh orang di seluruh dunia sebagai obat herbal dan suplemen makanan. Daun kelor berbentuk bulat telur dengan ukuran kecil-kecil bersusun majemuk dalam satu tangkai. Kelor dapat tumbuh dengan baik pada daerah yang mempunyai ketingian tanah 300-500 meter di atas permukaan laut. Daun kelor sering dimasak menjadi sayur bening.

Daun Moringa oleifera ini memiliki komposisi senyawa gizi seperti asam amino, asam lemak, beta karoten, mineral, dan vitamin E. Tanaman Moringa oleifera digunakan untuk mengatasi masalah defisiensi gizi khususnya pada bayi dan ibu menyusui karena daunnya yang kaya akan vitamin. Selain itu, daun kelor sudah diuji dalam berbagai penelitian untuk menurunkan glukosa darah pada pengidap diabetes melitus tipe 2. Ekstrak daun Moringa oleifera ini memiliki aktivitas anti-hiperglikemik dengan menghambat enzim α-glucosidase yang terdapat pada usus halus. Penghambatan pada enzim α-glucosidase menyebabkan penurunan laju pencernaan. Konsumsi ekstrak daun kelor memiliki efek menurunkan absorbsi glukosa ke dalam darah sehingga mampu mencegah terjadinya diabetes melitus tipe 2.

Efek hipoglikemik (penurunan glukosa darah) disebabkan terdapat flavonoid dan metabolit sekunder lainnya termasuk arginin dan asam glutamat, serta terpenoid yang terlibat dalam menstimulasi sel beta pankreas sehingga meningkatkan sekresi insulin. Pada penelitian lain, ekstrak air daun Moringa oleifera dapat menurunkan dan menormalisir kadar glukosa darah yang tinggi dan memperbaiki toleransi glukosa.
Fitokimia pada daun kelor seperti flavonoid, mempunyai aktivitas sebagai antioksidan sehingga mampu menekan radikal bebas. Quercetin merupakan salah satu flavonoid yang berkhasiat sebagai antioksidan.

Flavonol quercetin dan khaemperol ditemukan dengan konsentrasi yang tinggi pada daun Moringa oleifera. Komponen bioaktif fenol utama daun Moringa oleifera yang merupakan golongan flavonoid adalah quercetin yang mempunyai kemampuan untuk mengikat atom atau sebagai scavenging bagi radikal bebas.

Nah, sudah tahu kan manfaat daun kelor si hijau ini? Bermanfaat banget, kan? Tetap makan makanan dengan gizi yang seimbang, jangan lupa konsumsi buah dan sayur dan tetaplah di rumah!

Sumber:
Owens FS, Dada O, Cyrus JW, Adedoyin OO, Adunlin G. The effects of Moringa oleifera on blood glucose levels: A scoping review of the literature. Complementary Therapies in Medicine. 2020;50:1-8
Alethea T, Ramadhian MR. Efek antidiabetik pada daun kelor. 2015. Majority. Vol 4 (9): 118-122.
Makanan kita harus menjadi obat, bukan obat yang menjadi makanan kita (Hippocrates)

Bidang Penelitian, Penalaran, dan Keilmuan
Himpunan Mahasiswa Ilmu Gizi

#dirumahaja