(024) 76402881 gizi@fk.undip.ac.id

Trend sayur goreng kini banyak berkembang dimasyarakat. Sensasi renyah yang dihasilkan dari cara pengolahan ini membuat banyak masyarakat tergiur, terlebih lagi rasa gurih yang dihasilkan karena penggunaan minyak. Dibalik kenikmatan rasa yang diberikan, ternyata terdapat banyak kerugian yang ditimbulkan dengan menggoreng sayur, salah satunya adalah hilangnya kandungan zat gizi karena proses penggorengan.  Antioksidan yang terkandung dalam sayuran memiliki berbagai sifat, salah satunya tidak tahan dengan panas. Penggorengan dengan panas suhu tinggi akan menurunkan manfaat baik dari sayur karena zat gizi yang terkandung akan hilang. Selain itu, konsumsi sayur goreng akan meingkatkan jumlah asupan lemak harian yang berasal dari minyak penggorengan. Tidak disadari, asupan lemak yang menurut kebutuhan (AKG) sebanyak 70g setiap harinya, dapat meningkat hingga 2-3 kali lipat dengan konsumsi sayur goreng. Hal tersebut tentu akan memicu berbagai masalah kesehatan terkait peningkatan asupan lemak. Salah satu upaya mendukung tujuan SDGs #3 Good Health and Weel-Being adalah dengan kita mengetahui jumlah kebutuhan zat gizi dalam tubuh dan dapat mengolah atau menyimpan bahan makanan yang baik dan benar akan membantu meningkatkan nilai tingkat kesehatan setiap individu. Alternatif cara pengolahan sayur goreng yang lebih baik selengkapnya disampaikan oleh dr. Martha Ardiaria, M.Si.Med pada kanal berita di link berikut: