(024) 76402881 gizi@fk.undip.ac.id

Menjaga pola makan menjadi salah satu faktor untuk membangun pola hidup sehat. Diet bukan hal asing yang terdegar ditelinga kita, diet dilakukan untuk menjaga keseimbangan asupan makanan yang dikonsumsi untuk berbagai tujuan. Diet Raw Food bukan hal baru dalam dunia adaptasi pola konsumsi hidup sehat. Seperti kita ketahui gado-gado dan tahu campur adalah dua makanan yang ada di Indonesia yang memiliki bahan utama sayur mentah atau dikonsumsi tidak dimasak. Pemilihan bahan untuk diet Raw Food sendiri tak jauh dari pendahulunya yakni vegetarian dan vegan. Hanya saja dalam diet Raw Food pengadopsinya hanya mengkonsusmi bahan makanan segar tidak dimasak. Dalam hal ini tidak ada batasan khusus, seperti hanya mengkonsusmsi sumber nabati saja atau sumber hewani saja.

Seperti yang dijelaskan oleh beberapa sumber terkait penyajian diet raw food merupakan bahan nabati dan juga hewani yang masih segar dan dikonsumsi tanpa melalui proses pemasakan. Lalu apakah bahan-bahan tersebut tidak menimbulkan bahaya dalam kesehatan tubuh? Menurut penjelasan ibu Fillah Fithra Dieny S.Gz.M.Si dosen gizi FK UNDIP bahwa: “Mikroorganisme dan telur-telur cacing , bakteri Salmonela dan E-Colli serta pestisida akan menjadi resiko bagi pengkonsumsi Raw Food yang tidak mempersiapkan dengan baik. Tetapi jika diolah dipersiapkan dengan baik , faktor tersebut dapat diminimalisir. Mengkonsumsi diet Raw Food jika berlebihan beberapa ada yang menimbulkan anti gizi (menghambat beberapa zat gizi dalam tubuh) seperti pada sayuran mengandung oxalate. Jika dikonsumsi secara berlebihan akan menghambat metabolisme kalsium. Jika ingin melakukan diet Raw Food harus sesuai dengan kaidah yang berlaku.” Kebutuhan karbohidrat kompleks dapat dipenuhi saat mengkonsumsi diet Raw Food, yaitu dengan mengkonsumsi sumber karbohidrat seperti nasi, jagung, gandum, kentang dsb. Menghilangkan karbohidrat kompleks dari makanan dapat beresiko tubuh kehilangan energi dan protein. yang mana kebutuhan karbohidrat mencapai 60% dari kandungan gizi yang diperlukan.

Salah satu upaya mendukung tujuan SDGs #3 Good Health and Weel-Being adalah dengan kita mengetahui jumlah kebutuhan zat gizi dalam tubuh dan dapat mengolah atau menyimpan bahan makanan yang baik dan benar akan membantu meningkatkan nilai tingkat kesehatan setiap individu. Tips penting jika akan menjalan diet raw food yaitu perlu memeperhatikan cara membersihkan bahan makanan, menyajikan dan meyimpan bahan-bahan raw food serta point penting perlu menghitung kebutuhan zat gizi dalam tubuh.