(024) 76402881 gizi@fk.undip.ac.id

Makanan maupun minuman kemasan telah menjadi salah satu bagian hidup dari masyarakat saat ini. Kepraktisan dan rasa yang nikmat menjadi salah satu faktor utamanya. Namun dibalik berbagai kelebihan yang ditawarkan, produk kemasan memiliki resiko dan bahaya tersendiri bagi mereka yang mengkonsumsi produk tersebut secara berlebih. Terdapat zat pemanis, pewarna, pengawet hingga bahan tambahan makanan (BTM) yang tidak disarankan untuk dikonsumsi secara berlebih. Konsumsi berlebih pada zat-zat tersebut akan memberikan efek buruk bagi tubuh, terlebih jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama.

Pemerintah gencar menghimbau masyarakat untuk mengkonsumsi makanan bergizi dan seimbang agar kebutuhan gizi harian tubuh dapat terpenuhi. Himbauan menggalakan gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari menjadi salah satu upaya dalam rangka mendukung tujuan SDGs #2 Zero Hunger pada tahun 2030 yaitu mengakhiri segala bentuk malnutrisi dan menjamin akses pangan yang aman, bergizi, dan mencukupi bagi semua orang. Pemerintah juga telah menjalankan regulasi yang ketat pada produk-produk kemasan yang beredar. Salah satunya adalah dengan mewajibkan pemberian keterangan zat gizi, pelabelan, serta pencantuman informasi terkait produk tersebut pada kemasan. Sebagai konsumen, masyarakat harus jeli dalam memilih produk kemasan yang dikonsumsi. Salah satunya dengan memperhatikan keterangan yang tertera pada kemasan makanan. Masih bingung cara membaca kemasan pada makanan? Pada link berikut ibu Dewi Marfu’ah, S.Gz, M.Gizi akan memberikan penjelasan pada link berikut: